Waspadatv.co.id || Nabire — Sebuah momentum bersejarah tercipta bagi dunia usaha di Papua Tengah. Gubernur Meki Nawipa secara resmi menegaskan bahwa kehadiran Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di wilayah tersebut, kini dipimpin oleh putra asli daerah, adalah penanda dimulainya era kolaborasi pembangunan yang ambisius. (26/11/2025).
Pernyataan tersebut disampaikan Nawipa saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) I BPD HIPMI Papua Tengah. Ia tak dapat menyembunyikan kebanggaannya, menyoroti fakta bahwa pucuk kepemimpinan HIPMI dan Kadin daerah kini dipegang oleh Orang Asli Papua (OAP).
“Ini sejarah bagi Papua Tengah. Ketua HIPMI dan Ketua Kadin berasal dari orang asli Papua Tengah. Ini bukan hal yang mudah, tapi hari ini kita membuktikannya,” ujar Nawipa, menegaskan tonggak penting bagi sejarah pengusaha lokal.
Gubernur Nawipa secara gamblang memaparkan filosofinya: “Kalau ingin menjadi pemimpin, harus berani menjadi pengusaha dulu.” Ia menekankan bahwa modal utama bukanlah uang, melainkan jaringan dan relasi—sebuah pesan yang disambut antusias para pengusaha muda yang hadir.
Ia mendorong HIPMI di bawah kepemimpinan Yotiy Gire untuk menjadi lebih dari sekadar organisasi; menjadikannya kawah candradimuka yang melahirkan wirausahawan inovatif dan berani menghadapi tantangan.
Untuk mewujudkan “Papua Tengah yang maju dan emas,” Nawipa memberikan empat mandat strategis kepada HIPMI:
1. Mitra Strategis: Menjadi pendamping utama pemerintah dalam menggerakkan roda ekonomi daerah.
2. Integritas dan Soliditas: Menjaga marwah organisasi sebagai benteng moral dunia usaha.
3. Inovasi: Mendorong semangat kewirausahaan yang adaptif dan berpikiran maju.
4. Kontribusi Nyata: Memberikan dampak positif langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah dan dunia usaha harus berjalan bersama. HIPMI ini akan menjadi bagian penting untuk membangun Papua Tengah,” pungkas Nawipa, menegaskan komitmen penuh pemerintah provinsi dalam mendukung program pengembangan UMKM dan pengusaha muda lokal.
Dengan resminya pembukaan Musda, HIPMI Papua Tengah kini mengemban harapan besar sebagai motor penggerak ekonomi, menandai babak baru kolaborasi antara pemerintah, generasi muda, dan dunia usaha di jantung Pulau Cendrawasih.
(YM)













