Daerah

Pertamina EP Papua Fuel Pastikan Kebocoran Pipa Minyak Mentah di Kilometer 18 Sorong Sudah Ditangani

47
×

Pertamina EP Papua Fuel Pastikan Kebocoran Pipa Minyak Mentah di Kilometer 18 Sorong Sudah Ditangani

Sebarkan artikel ini

Sorong, waspadatv.co.id ||Pihak Pertamina EP Papua Fuel akhirnya angkat bicara terkait kebocoran pipa minyak mentah yang terjadi di kawasan Kilometer 18, Kota Sorong, beberapa hari lalu. Melalui bidang kehumasan, perusahaan memastikan kebocoran tersebut telah ditangani secara cepat guna menjawab kekhawatiran masyarakat.

 

Officer Relations & CID Zona 14 Sorong, Amarula, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan dari warga, tim Pertamina langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

 

“Begitu menerima informasi, sekitar 20 menit kemudian tim kami langsung turun ke lapangan. Kami juga menurunkan alat berat berupa ekskavator dan tenaga ahli untuk menangani kebocoran pipa tersebut,” ujar Amarula saat memberikan keterangan kepada wartawan.

 

Ia mengakui kondisi pipa minyak mentah tersebut memang sudah cukup tua dan dinilai layak untuk dilakukan penggantian.

 

“Kalau melihat usia pipa, memang sudah sewajarnya dilakukan penggantian. Pipa ini sudah digunakan sejak lama, bahkan disebut sudah ada sejak zaman Belanda,” jelasnya.

 

Terkait isu yang beredar di masyarakat mengenai banyaknya minyak mentah yang diduga terbuang akibat kebocoran itu, Amarula membantah informasi tersebut.

 

“Kalau ada desas-desus bahwa minyak mentah yang terbuang mencapai sekian barel, itu tidak benar. Karena begitu ada laporan, kami langsung turun dan melakukan penanganan,” tegasnya.

 

Menurutnya, proses perbaikan dilakukan dengan pengawasan ketat untuk memastikan kualitas pekerjaan tetap terjamin. Pertamina juga menurunkan personel teknis untuk memantau langsung proses pengerjaan di lapangan, termasuk pengelasan dan pengerokan tanah di sekitar titik kebocoran.

 

“Soal konstruksi pekerjaan dan pemasangan pipa, kami pastikan mutu dan kualitasnya terjamin. Ada tenaga dari kantor kami yang terus memantau proses pengerjaan,” katanya.

 

Dari pantauan di lokasi, aktivitas perbaikan pipa memang telah dilakukan sebagai langkah cepat untuk merespons kekhawatiran warga sekitar. Pihak Pertamina EP Papua Fuel juga menyatakan akan terus melakukan pengawasan rutin terhadap jalur pipa minyak mentah tersebut.

 

“Kami selalu melakukan kontrol rutin terhadap pipa setiap hari setelah pekerjaan selesai. Ini juga menjadi bahan evaluasi kerja kami dari tahun sebelumnya,” tutup Amarula.

 

Peristiwa kebocoran pipa minyak mentah ini sempat memicu kekhawatiran masyarakat di Kota Sorong terkait dampak lingkungan maupun potensi bahaya lainnya. Namun hingga saat ini, pihak Pertamina memastikan situasi telah terkendali dan penanganan terus dilakukan secara intensif.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250