Uncategorized

Relawan ‘Dapur Mama Kita’ Siriwini Dilatih Jadi Garda Terdepan Penanggulangan Bencana

63
×

Relawan ‘Dapur Mama Kita’ Siriwini Dilatih Jadi Garda Terdepan Penanggulangan Bencana

Sebarkan artikel ini

Waspadatv.co.id || Nabire, Papua Tengah – Semangat para relawan di Sentra Pelayanan dan Pemberdayaan Keluarga (SPPG) Dapur Mama Kita Yayasan Anak Papua Tengah Hebat di Siriwini membara dalam sesi pelatihan kebencanaan yang digelar oleh Dinas Kebakaran Penyelamatan, Penanggulangan Bencana, dan Satpol PP Papua Tengah pada Senin (04/11/2025).

Tidak hanya sibuk mengurus kegiatan sehari-hari, 27 relawan dari SPPG Siriwini 002 ini kini resmi menjadi pionir kesiapsiagaan bencana di lingkungan SPPG. Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIT ini menandai inisiatif pertama pemerintah daerah untuk memperkuat relawan komunitas dalam menghadapi ancaman kebakaran dan bencana alam lainnya yang mengintai wilayah berpotensi tinggi bencana seperti Papua Tengah.

Sesi dibuka oleh Kabid BPBD Papua Tengah, Musa Kobogau, yang bertindak sebagai pemateri utama. Ia tidak hanya memaparkan dasar-dasar kebencanaan sesuai Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007, tetapi juga memberikan panduan penyelamatan diri yang vital.

​”Sosialisasi ini penting karena wilayah kita memiliki potensi bencana cukup tinggi. Antusiasme mereka (relawan) luar biasa. SPPG Dapur Mama Kita menjadi lokasi pertama yang kami datangi dalam lingkup MBG,” ujar Musa Kobogau.

​Evakuasi dan Perlindungan: Relawan diajarkan teknik berlindung saat gempa, cara aman menghadapi kepulan asap dan api, hingga langkah-langkah evakuasi banjir.

​Aksi Cepat Tanggap Api: Materi teknis disajikan oleh Sekretaris Damkar Papua Tengah, Amiq Syafary, yang mengupas tuntas fungsi, jenis, dan cara penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

​Bagian yang paling menarik adalah sesi praktik lapangan. Relawan tidak hanya mendengarkan, tetapi langsung beraksi. Mereka mempraktikkan teknik penyelamatan diri saat gempa dan, yang paling mendebarkan, simulasi mengatasi kebakaran pada kompor gas menggunakan APAR.

​Pelatihan interaktif ini memastikan relawan pulang dengan pengalaman langsung tentang tindakan darurat yang aman dan efektif, mengubah pengetahuan teoritis menjadi keterampilan praktis.

Kepala SPPG Nabire Siriwini 002, Sunaryo Mad Arab, S.Kom., M.Han, menyampaikan apresiasi mendalam. “Kami sangat berterima kasih. Materi hari ini menjadi bekal penting bagi para relawan kami. Semoga pelatihan seperti ini juga dapat diterapkan di SPPG–SPPG lainnya,” harapnya.

​Kegiatan sosialisasi ini berjalan tertib dan lancar, meninggalkan relawan dengan pemahaman baru dan kepercayaan diri untuk menjadi penolong pertama di lingkungan tugas mereka. Inisiatif ini diharapkan menjadi model bagi komunitas lain dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi potensi darurat.

(YM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250