Uncategorized

Duka di Pantai Nabire: Penerjemah Asal Depok Tewas Tenggelam Saat Mandi Laut, Polisi Pastikan Kecelakaan Murni

159
×

Duka di Pantai Nabire: Penerjemah Asal Depok Tewas Tenggelam Saat Mandi Laut, Polisi Pastikan Kecelakaan Murni

Sebarkan artikel ini

Waspadatv.co.id || Nabire, Papua Tengah – Kabar duka menyelimuti komunitas dakwah di Nabire menyusul tewasnya seorang pria bernama R.A (44), seorang penerjemah dari Depok, Jawa Barat, yang ditemukan tenggelam di Pantai Nabire, Jumat (31/10/2025). Peristiwa nahas ini terjadi saat korban dan rombongan Jamaah Tabligh, termasuk empat rekan warga negara India, sedang menikmati suasana pagi dengan mandi laut.

Menurut keterangan saksi, S.M (60), pagi itu R.A dan rombongannya baru saja selesai beribadah di Masjid Alhidayah Girimulyo. Mereka kemudian memutuskan untuk pergi ke Pantai Nabire untuk “mandi laut,” sebuah kegiatan yang umum dilakukan di komunitas tersebut.

Sekitar pukul 07.15 WIT, R.A bersama empat rekannya langsung menuju air. Sementara saksi S.M memarkir kendaraan, tiba-tiba salah satu WNA memanggilnya dan menunjuk ke arah R.A yang sudah terapung tak sadarkan diri.

​”Korban ini dikenal sebagai penerjemah dan sedang berada di Nabire untuk kegiatan dakwah bersama rekan-rekan dari India. Kejadiannya sangat cepat,” ujar salah satu sumber dari pihak kepolisian.

Setelah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit, tim medis menemukan adanya luka di bagian kepala atas R.A. Penyidik menduga luka ini disebabkan oleh benturan keras pada batu karang saat korban melompat atau terjun ke laut.

Polres Nabire telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi-saksi. Hasil sementara menyimpulkan bahwa insiden ini adalah murni kecelakaan tenggelam dan tidak ditemukan adanya indikasi kekerasan atau kejahatan.

​”Dari semua temuan, kami menyimpulkan ini adalah musibah dan kecelakaan murni. Keluarga korban juga telah mengajukan surat penolakan autopsi,” jelas seorang perwakilan Polres Nabire.

Saat ini, jenazah almarhum R.A disemayamkan di Masjid Alhidayah Girimulyo, tempat ibadah terakhirnya, sambil menunggu kedatangan pihak keluarga dari Bojongsari Baru, Depok. Penanggung jawab Jamaah Tabligh Nabire, H. Ridwan Winandar, telah berkoordinasi erat dengan kepolisian untuk membantu proses administrasi dan pemulangan jenazah.

(YM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250