Uncategorized

INVESTIGASI KRIMINAL: Penganiayaan Berat Satpam SMPN 2 Nabire, Polisi Kejar Pelaku Sadis

148
×

INVESTIGASI KRIMINAL: Penganiayaan Berat Satpam SMPN 2 Nabire, Polisi Kejar Pelaku Sadis

Sebarkan artikel ini

Waspadatv.co.id || Nabire – Kasus dugaan tindak pidana penganiayaan berat (Pasal 355 KUHP) yang menimpa seorang Satuan Pengamanan (Satpam) SMP Negeri 2 Nabire, MT, pada Senin dini hari, 17 November 2025, kini menjadi prioritas utama penyelidikan oleh Polres Nabire. (17/11/2025).

Kepolisian telah membentuk tim khusus untuk mengidentifikasi dan memburu para pelaku yang diduga berjumlah lebih dari dua orang.

Peristiwa tragis ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 03.30 WIT. Menurut keterangan resmi dari Kasat Reskrim Polres Nabire, Iptu Habibi Cendrawasih Solosa, S.Tr.K., S.I.K., laporan diterima oleh piket Polres sekitar pukul 04.00 WIT.

​- Saksi Kunci: Saksi utama, Elisa Yeimo, yang bertugas jaga bersama korban, mengaku terbangun setelah mendengar teriakan dari arah pos penjagaan depan. Saat dihampiri, korban MT sudah ditemukan dalam keadaan luka parah.

​- Evakuasi dan Perawatan: Tim Reskrim dan Unit Identifikasi segera bergerak ke lokasi. Prioritas penanganan adalah mengevakuasi korban yang mengalami pendarahan hebat ke RSUD Nabire untuk penanganan intensif.

– Temuan Luka Berat: Korban mengalami luka-luka serius yang mengindikasikan serangan brutal, termasuk:

​Dua luka menganga di kepala (sepanjang 3–10 cm).

​- Satu luka potong di hidung.

​- Tiga luka besar di bahu kanan.

​- Luka pada pergelangan tangan kiri yang mengakibatkan jari kelingking terputus.

​- Luka-luka lainnya pada lengan kanan.

Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif. Meskipun sudah sadar, kondisinya belum stabil untuk dimintai keterangan sebagai saksi kunci.

Tim penyelidik telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal dan mengamankan sejumlah barang bukti penting:

1. Rekaman CCTV: Rekaman dari kamera pengawas sekolah menunjukkan pola pergerakan pelaku. Iptu Habibi menjelaskan bahwa rekaman memperlihatkan satu pelaku mengawasi di luar pagar, sementara pelaku lainnya memotong rantai gembok sebelum masuk dan menyerang korban secara langsung. Identitas pelaku sulit teridentifikasi karena mereka mengenakan helm dan jaket, sementara rekaman CCTV dalam mode hitam putih akibat minimnya penerangan.

2. Barang Bukti Diamankan: Sejumlah bukti fisik yang diamankan meliputi: sarung parang kayu yang diduga milik pelaku, ponsel korban, potongan rantai gembok pagar, dan potongan jari korban yang telah diserahkan kepada keluarga.

3. Analisis Forensik: Semua barang bukti kini sedang dianalisis untuk dicocokkan dengan pola serangan dan jenis luka yang dialami korban. Tim IT juga dilibatkan untuk menelaah secara detail rekaman CCTV dan menelusuri rute pelarian pelaku, yang diduga menggunakan kendaraan.

Hingga saat ini, motif pasti di balik penganiayaan berat ini belum dapat dipastikan. Polisi masih mempertimbangkan dua kemungkinan utama:

​- Dendam Pribadi: Penyerangan terencana yang didasari motif sakit hati atau dendam terhadap korban.

​- Upaya Pencurian yang Gagal: Meskipun tidak ada barang milik korban yang dilaporkan hilang, kemungkinan upaya pencurian yang berujung pada kekerasan karena kepergok korban tetap menjadi salah satu fokus penyelidikan.

​”Keterangan dari korban akan sangat krusial dalam mengungkap identitas pelaku dan motif di balik kejahatan keji ini,” tegas Iptu Habibi.

Sesuai perintah Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., Tim Reskrim, Unit Identifikasi, dan tim IT bekerja sama secara terpadu untuk menuntaskan kasus ini.

​Iptu Habibi Cendrawasih Solosa mengimbau masyarakat Nabire untuk tidak ragu memberikan informasi yang relevan kepada pihak kepolisian terkait kasus ini.

​“Ini adalah tindakan kriminal berat yang membahayakan keamanan masyarakat. Polres Nabire berkomitmen penuh untuk menuntaskan kasus ini. Penyelidikan dilakukan secara profesional dan terukur. Kami akan bekerja sampai pelaku tertangkap.”

(YM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250