Uncategorized

Membangun “Manusia Hebat”: Gubernur Meki Nawipa Resmikan Sekolah Papua Harapan Nabire, Janjikan Kualitas Dunia Berbasis Logat Papua

58
×

Membangun “Manusia Hebat”: Gubernur Meki Nawipa Resmikan Sekolah Papua Harapan Nabire, Janjikan Kualitas Dunia Berbasis Logat Papua

Sebarkan artikel ini

Waspadatv.co.id || Nabire, Papua Tengah – Komitmen membangun fondasi “manusia hebat” dan bukan sekadar bangunan fisik diwujudkan oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Hari ini, Jumat (21/11/2025), Gubernur Meki Nawipa secara resmi meluncurkan Sekolah Papua Harapan (SPH) Nabire dalam sebuah acara meriah di Kantor Gubernur Papua Tengah.

​Peluncuran SPH ini menjadi penanda dimulainya era baru pendidikan di Papua Tengah, di mana standar kualitas internasional disandingkan dengan akar budaya lokal Papua.

Dalam sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menyampaikan sebuah pesan yang menusuk tentang urgensi pendidikan berkualitas. Ia menegaskan bahwa pembicaraan tentang sekolah di Papua bukan lagi sekadar wacana, melainkan penanaman fondasi masa depan.

​“Di dunia lain, orang sudah selesai bicara soal sekolah. Tetapi kita masih membicarakannya karena ini penting. Kita sedang menaruh fondasi yang akan menentukan masa depan anak-anak kita,” ujar Gubernur Nawipa.

Ia menekankan tiga pilar utama yang wajib ditanamkan sejak dini: karakter, kemandirian, dan takut akan Tuhan. Visi ini menempatkan pendidikan karakter jauh di atas sekadar perolehan nilai akademik.

Gubernur Nawipa tidak hanya berfokus pada peran sekolah, tetapi juga memberikan peringatan keras kepada para orang tua di Papua. Ia secara blak-blakan menyebut kelalaian orang tua dalam merawat anak sebagai “pelanggaran HAM besar” di Tanah Papua.

​”Ada pelanggaran HAM besar di tanah Papua ini. Bukan hanya yang bunuh orang, tetapi orang tua yang buat anak namun tidak menjaga dan merawatnya. Sekolah Papua Harapan hadir untuk menolong, tetapi orang tua harus ikut terlibat,” tegasnya.

​Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa SPH adalah mitra, bukan pengganti, dari tanggung jawab utama keluarga dalam mendidik.

SPH Nabire hadir untuk menepis anggapan bahwa sekolah berkualitas hanya bisa ditemukan di luar Papua. Sekolah ini akan membuka jenjang TK hingga SD Kelas 1 di tahun pertamanya.

​“Tidak perlu jauh-jauh sekolah ke Jawa. Kita perkuat sekolah bagus di Nabire… Anak-anak Papua bisa belajar dengan gaya Papua, logat Papua, tetapi dengan kualitas dunia,” jelas Gubernur.

​Visi ini bukan hanya tentang kurikulum, tetapi juga tentang mencetak pemimpin masa depan Papua yang memahami karakter dan budayanya sendiri sambil memiliki kompetensi global.

Peresmian SPH Nabire dihadiri oleh sejumlah kepala daerah, termasuk Bupati Intan Jaya, Bupati Puncak, Wakil Bupati Nabire, dan Forkopimda, menandakan dukungan lintas sektor dan kabupaten. Gubernur Meki Nawipa mendorong semua bupati di Papua Tengah untuk mengirimkan siswa terbaiknya dan berkolaborasi membangun sekolah yang inklusif, terbuka bagi semua suku.

​”Uang akan habis, jabatan akan berakhir. Tetapi sekolah ini akan terus mencetak manusia-manusia hebat. Fondasi yang kita taruh hari ini bukan bangunan, tetapi manusia,” tutupnya, menepis anggapan bahwa SPH adalah “sekolah asing” dan menegaskan identitasnya sebagai produk lokal Indonesia ber-KTP Sentani.

​• Jenjang Awal: TK hingga SD Kelas 1

​• Fokus: Kualitas Internasional, Karakter, Kemandirian, Takut akan Tuhan.

• ​Inklusivitas: Terbuka untuk semua suku, bertujuan menciptakan generasi yang tidak terkotak-kotak.

(YM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250