Waspadatv.co.id || Nabire, Papua Tengah – Aparat keamanan di Ibu Kota Provinsi Papua Tengah menunjukkan kesiapan penuh dengan menggelar Apel Kesiapan dan Patroli Gabungan Skala Besar di Mapolres Nabire, Selasa (18/11/2025). Langkah proaktif ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan dinamika Kalender Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, serta merespons perkembangan situasi sosial-politik yang dinamis di wilayah tersebut.

Apel yang dimulai pukul 17.10 WIT ini dipimpin langsung oleh Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., dan menandai mobilisasi pasukan gabungan yang mencerminkan sinergi antar-lembaga yang kuat.
Kekuatan yang diturunkan mencakup personel dari:
1. Polres Nabire dan Dit Samapta Polda Papua Tengah.
2. Unsur TNI (TNI AL, Kodim 1705 Nabire, Batalyon 753 AVT).
3. Sat Brimob Yon A.
4. Satpol PP Kabupaten Nabire.

Dalam sambutannya, Kapolres Tatiratu memberikan apresiasi tinggi terhadap soliditas dan sinergitas yang terjalin. Ia menekankan bahwa status Nabire sebagai Ibu Kota Provinsi Papua Tengah menuntut tingkat kesiapan dan stabilitas keamanan yang lebih tinggi.
“Kesiapan personel adalah kunci untuk menjaga stabilitas keamanan di Nabire, apalagi dengan status barunya sebagai Ibu Kota Provinsi. Kehadiran kita, TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah, harus menjadi jaminan rasa aman bagi seluruh masyarakat,” tegas Kapolres.
Kapolres menyoroti peningkatan aktivitas masyarakat, termasuk potensi agenda kelompok tertentu yang membawa isu politik, ideologi, hingga misi kemanusiaan atau investasi. Ia mengingatkan bahwa meskipun penyampaian aspirasi dilindungi undang-undang, pelaksanaannya wajib disertai pemberitahuan resmi kepada Kepolisian.
“Prosedur pemberitahuan ini krusial agar kegiatan dapat diamankan dengan baik dan meminimalisir potensi penyusupan pihak ketiga yang ingin mengacaukan ketertiban,” jelasnya.
Selain itu, personel diinstruksikan untuk mengedepankan tindakan humanis namun tetap berpegang teguh pada Standar Operasional Prosedur (SOP), terutama saat menghadapi potensi tindakan vandalisme atau pembentangan atribut yang dilarang.
Usai apel, pasukan gabungan langsung melaksanakan kegiatan Show Force dan Patroli Terpadu yang dibagi menjadi tiga sektor: Timur, Tengah, dan Barat. Patroli ini bertujuan sebagai bentuk kehadiran nyata (visible patrol) aparat di lapangan.
Lokasi-lokasi strategis yang disasar meliputi:
- Fasilitas Kesehatan: RSUD Nabire
- Pusat Keramaian/Ekonomi: Siriwini, Sanoba, Oyehe, Pasar Karang, dan BMW
- Pusat Pemerintahan/Keamanan: DPR Nabire, Kalibobo
- Gerbang Daerah: Bandara Nabire
Sasaran utama patroli mencakup razia senjata tajam (sajam) dan senjata berbahaya, antisipasi aksi vandalisme, pengecekan keamanan objek vital, serta koordinasi dengan satuan pengamanan setempat.

Kegiatan pengamanan akan dilanjutkan dengan Patroli KRYD (Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan) oleh personel gabungan fungsi Intelkam, Reskrim, dan Polsek jajaran hingga pagi hari, memastikan situasi Nabire tetap aman dan kondusif menyambut momen krusial akhir tahun.
(YM)













